Perjalanan hidup Mbah Surip Gimbal cukup unik, hingga banyak yang cukup terkesan dengan semangatnya dan menjadikan lagunya setelah dipublikasikan di sukai semua kalangan termasuk arya.
Tahun 1985 mengayuh sepeda dari rumahnya di mojokerto kejakarta hanya karena ingin adu panco dengan elias pical petinju yg ia bilang hebat. Bertemu dengan Anto Baret dan kemudian menciptakan banyak lagu genius, lugu serta penuh kata-kata “i love you full”.
Berteman dengan banyak artis maupun komedian, ia dikenal dengan tawa khasnya yang lepas “ha ha ha ha ha ha” dan dalam lagunya yang jenaka mengaku “aku ini ngganteng”, sayapun termasuk yang beberapa kali menyebutny tidak ngganteng, ampun mbah. Karena ketika bertemu di masjid di daerah Duren Tiga, waktu sholat ashar tiba saya pernah bilang: “mbah mbok dilepas topi sama rambut palsunya kalo sholat”. Mbah surip cuma menjawab: “he he he ora popo, simbah sholat dulu”. Ampun mbah karena waktu itu aku kira rambutmu palsu, giliran tenar baru dah ketahuan.
Simbah Urip Ariyanto, ternyata dirimu 4 agustus 2009 sudah tutup usia pukul 10an tadi pagi alias “mboten urip malih”. Keletihan karena “tak gendong kemana-mana”, mbah surip usiamu 60an tahun namun semangatmu membuatku iri. Semoga kami yang mudah punya semangat lebih baik darimu…
edited: judul diubah thanks AlvinRiez atas sarannya
August 5th, 2009 at 04:24
Semoga arwah mbah Surip diterima pahalanya dan diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT,Amin.
Gak nyangka kalau sampeyan pernah ketemu sama mbah Surip mas…:$
August 5th, 2009 at 13:19
Kasian, baru aja tenar udah dipanggil Yang Kuasa…
Moga aja si mbah diterima disisi Tuhan YME, amin.
August 5th, 2009 at 13:26
wah sama bis posting mbah surip juga hehehe…
mantap nih mbah surip matinya indah… pas lagi populer meninggalkan nama harum dan banyak inspirasi
August 5th, 2009 at 14:12
Lagunya yg nyeleneh membuat mbah surip langsung di kenal di khalayak ramai yah
August 5th, 2009 at 15:53
innalillahi… saya turut berduka cita, mbah surip telah pulang ke Rahmatullah… semoga amal dan perbuatan ditrima disisi Allah SWT… Mbah Surip, sungguh tak percaya engkau telah berpulang. kok buru-buru ce mbah di saat karir dan popularitasnya lagi di puncak. SELAMAT ‘TIDUR’.. kalao ‘tidur’ jangan pakai HA.. HA.. HA.. lagi yaks
August 5th, 2009 at 19:49
semoga mbah surip bisa tidoer nyenyak disana
August 5th, 2009 at 19:52
turut berduka cita atas meninggalnya mbah surip..
August 5th, 2009 at 20:02
tiap denger cerita mbah surip datang ke jakarta buat adu panco aku selalu ingat andri sahabatku yang sekarang kerja di jakrta. sejak kecil dia suka adu panco. dan di jakartapun dia melakukan hal yang sama . terobsesi untuk selalu menang adu panco !!!
August 5th, 2009 at 20:34
aku enggak setuju sama judulnya…. enggak enak di baca…
selain itu, “urip” kan nama aslinya mbah surip…
August 5th, 2009 at 21:03
iyah, jatah urip mbah surip udah habis
August 5th, 2009 at 21:04
semoga arwahnya diterima di sisiNYA
August 5th, 2009 at 21:37
salam kenal…
semoga arwah beliau diterima disisiNya
August 5th, 2009 at 22:25
selamat jalan ya mbah
August 6th, 2009 at 00:31
sayang banget mbah surip harus meninggal pada saat karirnya sedang diatas
August 6th, 2009 at 01:05
I love you full mbah
August 6th, 2009 at 02:24
€Semoga arwah mbah surip tenang di alam sana.
August 6th, 2009 at 02:54
mbah surip meninggal ketika sedang beradas di puncak popularitas. i love you full, mbah surip, semoga diberikan kelapangan jalan menuju ke haribaan-Nya.
August 6th, 2009 at 08:15
I Love U Full Mbah Surip!
August 6th, 2009 at 10:28
I lop yu pul mbah.. ha..ha…ha
August 6th, 2009 at 12:35
sosok mbah surip seperti tantangan buat yang masih muda nih, supaya nggak kehilangan semangat kerja dan gampang mengeluh..
August 6th, 2009 at 12:47
pututik punya kenangan sama mbah surip ternyata..
bye mbah..
August 6th, 2009 at 14:23
Mbah surip, salah satu gambaran rahasia allah, MAUT…


Selamat jalan mbah …
hm.. komen balik ya..
tak tunggu loh..
August 6th, 2009 at 16:29
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un… semoga amal kebaikannya diterima disisi-Nya
“Tak Gendhong” ke alam baka, karena keleihan “Tak gendhong kemana-mana” ya
lalu, bagaimana dengan nasib royaltinya yang mencapai Milyaran itu?
August 6th, 2009 at 17:24
Mbah surip dimana mana……. entah keyword atau apalah, yang jelas sekarang ia dimana mana
August 6th, 2009 at 18:52
Kesehatannya ternyata tidak sekuat fisiknya yang kelihatan.
Mungkin sudah waktunya dipanggil oleh Yang Maha Kuasa…
Innaalillahi…
August 6th, 2009 at 18:55
wah ikut absen komen biar “dimana-mana ha…ha…ha…”
August 6th, 2009 at 19:42
wah.. pernah ketemu mbah surip waktu belum jadi artis terkenal ya?
saya ikut berduka cita atas meninggalnya mbah surip.
semoga saja tenang dialamnya yang sekarang ya. dan digendong oleh malaikat! wekeke..
salam…
Iklan Gratis
August 6th, 2009 at 20:25
semoga amal ibadahnya di terima disisi Allah…
hahahaha…(ala mbah surip)
August 7th, 2009 at 08:09
mbah…where are you going? i luv yu pul. mbahhh
hiks…
August 7th, 2009 at 16:08
selamat jalan mbah fenomenal… dan satu lagi… kemarin kita juga telah kehilangan seorang legenda, sang burung mereak telah pergi meninggalkan kita… turut berduka cita atas nama anak bangsa, semoga amal ibadah mereka diterima di sisi-Nya… dan keluarga yang ditinggalkan, dikuatkan hatinya… amien
August 7th, 2009 at 23:09
semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah
August 8th, 2009 at 05:34
Ada media televisi membandingkan Mba surip dengan Gombloh
August 8th, 2009 at 06:46
kasian yah mbah surip belom sempet ngerasain hasil usahanya…
August 8th, 2009 at 13:41
Mampir ke sini lagi nih
August 8th, 2009 at 18:55
Hahahaha…
I lope you pul
akhirnya ciri khas itupun pergi sudah
August 8th, 2009 at 21:55
Wah… akhir2 ini para seniman banyak yang meninggal,
semoga mbah surip tenang disana
August 9th, 2009 at 09:12
salam satu jiwa…..good
August 9th, 2009 at 10:02
wah.. banyyak amat yang beritain ini
August 10th, 2009 at 21:23
mbah surip… oh mbah surip…. umurnya sudah di stop sama yang di Atas…
August 16th, 2009 at 00:54
selamat jalan mbahku tercinta..I love U fullll…
-salam- ^_^