Pagi hari tadi pukul 04.30 dari pamulang saya berangkat ke cengkareng. Tiba di bandara jakarta ini sarapan roti dan minum sebotol air minum, bersama pak eko yang kebetulan Lion delay 45 menit
kantuk ini makin menjadi.
Pukul 08.00 saya berangkat dengan kursi 10D menggunakan boeing 737, disebelah saya sepasang suami istri beserta anak lelakinya. Singkat saja ketika tinggal landas menuju awan saya melihat ketakjuban alam nan hijau indah dimata. Tampak gerutan bumi begitu rapi yang terkadang tertutup awan berseloroh. Waktu 1,5 telah kubuat suami orang mrengut dan istrinya tersipu karena anaknya lebih banyak bercanda denganku.
Ranah Minang, bandaranya ada simbol rumah gadang dan cukup bersih lagi tidak semrawut. Begitu kaki ini ke toilet, kupandangi bersihnya hingga buang hajat terasa nyaman. Santai melenggang, ternyata temanku taufiq telah menunggu disana untuk ke TKP segera. Aku menyaksikan jalan kanan kiri, pohon kelapa atau apa dominan berdiri tegak. Hujan menyambut kedatanganku, sejuk rasanya.
Selesai acara pukul 21.00, hingga kantuknya mengejar tuk tidur. Aku stay di hotel mayang dgn rate 250rb standard, tapi sampai malam ini belum bisa tidur. Andai kau temani aku malam ini
belum sempet jalan2 namun aku dah lelah.
Related Article
2 Pings to “Perjalanan dinas Padang Minangkabau”
One Response to “Perjalanan dinas Padang Minangkabau”
-
1. rhe maniess Says:
April 28th, 2009 at 14:30hem hemmmmmmmmmm bukittinggi… seperti apa yahhh
April 16th, 2009 at 07:02
[...] rumah dengan harga sodara Rp. 500 saja. Jadi pengen makan nih, sayang kalo di padang banyak menu nasi padang. Share my [...]
April 17th, 2009 at 08:58
[...] Artikel TerkaitPerjalanan dinas Padang Minangkabau [...]