Ke Manado dan Gorontalo ditunda

December 13th, 2007 by pututik | 16 Comments | Filed in Travelling

Sejak hari sabtu lalu, tepatnya 8 desember 2007 aku dalam perjalanan kejakarta untuk mengambil peralatan presentasi yang sedianya akan diadakan di wilayah Manado dan Gorontalo. Minggu pagi tiba di Jakarta segera mencari lokasi rumah kakak yang baru di bilangan villa inti pamulang. Karena baru pertama kali mengambah daerah sana cukup menyulitkan juga mencarinya. Alhamdulillah, akhirnya dijemput juga daripada aku tambah tersesat.
Malamnya aku ketempat atasan yang sama sulitnya untuk dicari, berbekal motor dan tanya berkali-kali akhirnya ketemu juga. Gila bener, jakarta makin semrawut nggak karuan, macetnya bikin sesak napas.
(more…)

Tags: , , , ,

Frenship 27okt2006

October 28th, 2006 by pututik | No Comments | Filed in My Family

Pagi tadi telpon berdering aku tidak segera mengangkatnya, hingga 3 kali akhirnya aku melihat di layar siapa yang memanggil ternyata mamanya arya.

papa: “Assalamu’alaikum warohmatulloh, ada apa ma?”
mama: “Wa”alaikumus salam warohmatulloh, ibu dah berangkat pa!”
papa: “Lho kok dah berankat, kemana?”
mama: “Balik kesolo pa, mereka buru-buru takut nggak dapet bus”
papa: “Wah, kok nggak nunggu aku aja sekalian hari sabtu”
mama: “Iya aku dah bilang, tapi mereka tetep mau pulang, kalo yudha pengennya sih tinggal”
papa: “Mungkin karena cuaca panas ya ma….”
mama: “Iya panas banget, arya aja lagi ndak enak badan..”

Pembicaraan mulai ngalor ngidul, terutama membahas kejiwaan arya yang mulai mengenali dari hati-kehati hubungan orang tua dan anak. Kami merasakan perubahan ini mulai terjadi dan itulah tumbuh kembang yang akhirnya datang juga. Arya mulai merengek jika papanya akan berangkat ke yogya, dengan berkaca-kaca maka dia akan berucap seperti ini:

arya: “mama… minta uang”
mama: “buat apa sayang?”
arya: “arya ikut papa, kesana, kerja… naik bis ma, minta uang”
papa: “arya sayang, sini donk…”
arya: “ndak mau…. ” tanda ketidak relaannya muncul dan biasanya ia akan menitikkan air mata
papa: “papa harus kerja arya, jika tiba waktunya nanti kita bersama lagi sayang” dengan nada lembut kuucapkan
arya: “ikut papa…. wa….wa…. papa…..” ia menangis dengan mendekap pundak papa
mama: “ayo sayang ikut mama ya, kita jalan-jalan ke sawah” bujuk mama

meskipun akhirnya mau juga, namun hati ini terasa sedih juga. Semenjak kecil kami memang sering berpisah, pada waktu tertentu kami bisa bersama dalam waktu cukup lama. Jika bertemu kami selalu menjaga kualitas jumpa terbaik dan berusaha menghadirkan figur ayah yang tidak asing baginya. Aapalagi sebentar lagi aku akan berangkat ke Jakarta untuk waktu yang belum tentu lamanya. Mama dan arya tetap disemarang, sembari menunggu keputusan dari perusahaan.

Siang setelah sholat jum’at mama telpon kembali,
papa: “Assalamu’alaikum warohmatulloh, bagaimana ma?”
mama: “Wa’alaikumus salam warohmatulloh, arya sudah membaik sekarang lagi main!”
papa: “Kelihatannya ia ingin selalu dekat dengan papanya ma?”
mama: “Mungkin juga, karena tiap mau tidur dia selalu bilang papa disana ya”
papa: “Itulah ma, kita tunggu saja keputusannya. Atau mungki lebih baik aku resign ya ma”
mama: “Jika itu belum jadi keputusan, berdoalah dulu pa. Kami sih mendukung keputusan papa”
papa: “Ya sudah ma, aku dari rumah teman membicarakan hal ini”
mama: “Semoga Alloh melindungi kita dari kebinasaan, udah dulu pa arya mau ngobok-obok ikan”
papa: “Oya, ati-ati itu ikan yang di toples mau bertelur..”
mama: “assalamu’alaikum”
papa: “wa’alaikumus salam”

Akupun berangkat kerja beraktifitas seperti biasa dan mencoba memperbaiki jaringan yang sering bermasalah. Hingga akhirnya aktifitas browsing dapat dilakukan dengan baik. Registrasi norton internet security 2006 gagal kulakukan, akibat key filenya sudah tidak valid. Akhirnya dirubah menggunakan antivirus avast home edition dengan sedikit membuka port map pada winroute. Semua berjalan dengan baik, proses updatepun berjalan sangat cepat. Karena tidak terbiasa dengan antivirus yang ini, ada kesan aneh perihal interface maupun sistem quarantinya. Sayang list virus yang disediakan tidak selengkap norton atau karpesky, entah jika yang profesional. Pukul 20.35 waktu yogya aku telah menyelesaikan semua setting jaringan, backup database, update security dan membersihkan registry. Waktu pulang tiba…..

Malam ini tepat pukul 20.13 mama telp kembali, kalo yang ini langsung kuangkat…
papa: “Assalamu’alaikum warohmatulloh, ada apa ma?”
mama: “Wa’alaikumus salam warohmatulloh, papa mikirin arya terus ya”
papa: “Enggak, lha emang kenapa?”
mama: “Badan arya tambah panas tadi muntah2″
papa: “Insya Alloh nggak papa ma, dia emang kangen banget kayaknya”
mama: “Ini dia didepan pintu, katanya nunggu papa mau pulang ma”
papa: “Subhanalloh, mana anakku telponnya kasiin ma”
mama: “Arya, ini papa mau ngomong nggak”
papa: “Assalamu’alaikum arya,… marah sama papa ya sayang”
arya: “nggak mau…., udah ma…”
papa: “maafin papa ya sayang…”
arya: “mama ini… bobok ma…” (kata-kataku nggak digubris)
mama: “nggak mau pa, arya ngambek dah dulu ya”
papa: “oya, nanti kalo tambah panas hubungi aku dan jangan dikasih kipas angin ya”
mama: “Iya pa..!”

Pembicaraan akhirnya selesai, sampai disini membuatku semakin banyak berpikir mencari solusi terbaik. Semoga Alloh memberi petunjuk terbaik dari segala ihktiar yang kulakukan…

Tags: ,

Usia Menginjak 2 Tahun

September 9th, 2006 by pututik | 1 Comment | Filed in My Family
Putra pertama kami menginjak usia ke 2 setelah kelahirannya, tidak dirayakan secara meriah seperti setahun yang lalu. Sekedar membagi-bagikan makanan ke semua sanak keluarga yang ada di semarang, berupa nasi kuning buatan nenek arya. Papa memberikan sebuah Al-Qur’an digital yang disambut dengan antusias karena dianggapnya mainan. Namun, setelah diperdengarkan padanya melalui earphone segera dia tersenyum dan mengarahkannya kepada telinga papa. Diusia kedua ini, hadiah dari mama yang harus arya laksanakan adalah lepas dari asi. Karena mama telah melengkapkan pemberian selama dua tahun, mau tidak mau arya harus mulai semakin terbiasa dengan susu kemasan yang dari dulu arya tidak suka apapun merek dan rasanya. (more…)

Tags:

Kebiasaan Arya dan Touring

June 16th, 2006 by pututik | No Comments | Filed in Travelling
Arya memiliki kebiasaan tambahan dari uraian-uraian sebelumnya seiring bertambahnya usia, setiap kali memanggil kami orang tuanya selalu kedua sapaan disebut dengan nada panjang lagi menggemaskan. Katanya “Pappaa…Mammaa ayaaaa……., Mammaa…… Pappaa….. ayangg” lucu deh, kalo kami beritahu memanggil sebaiknya salah satu saja, dia spontan akan menjawab “emoh… nggak auuu”. Tiap 2 hari sekali ia minta bicara dengan papanya yang di yogya, karena kebetulan arya masih di semarang sampai sekarang. Padahal setiap telpon dia hanya menunjukkan ekspresi tubuh tanpa suara (lha mana kita tahu ya), sebisa mungkin deh aku berbicara dengannya dari masalah mandi, sikat gigi, wayang, berhitung, menggambar sampai sholat. Jika kita kehabisan topik atau arya merasa bosan ia akan bilang “Papaa uddahh… mammaa niiii”, akhirnya mama yang memberi penjelasan bagaimana ekspresi gerak tubuh arya tadi. Karena sebelum aku mengerti bahasa sikecil ini, arya sempat marah banting handpone beberapa kali (mungkin karena masih sulit mengungkapkan dengan kata-kata yah). (more…)

Tags: ,

Trik Menarik Minat Baca Balita

March 31st, 2006 by pututik | 2 Comments | Filed in My Family
Orang tua akan merasa bangga jika anaknya termasuk dalam kategori “cerdas”, setiap orang akan menyanjung tidak hanya anak tersebut tentunya orang tua juga. Definisi cerdas disini luas sekali pengertiannya dalam lingkup positif tentunya, yang jelas ia dengan mudah tanggap terhadap berbagai masukkan dan membutuhkan logika serta nalarnya. Orangtua bisa saja membuat atau membentuk kepandaian seperti yang diinginkan orangtuanya melalui lembaga-lembaga pendidikan atau taman bermain. Tapi jangan salah pembentukkan kepribadian atau moral yang baik tidak akan mudah didapat tanpa peran serta orang tuanya. Dengan pembetukan kepribadian yang baik, Insya Alloh pembentukan kecerdasan anak lebih mudah. Sebab kepribadian tersebut akan membentuk jiwanya menjadi rapi, mencari jawaban sebab akibat, suka kebersihan, tertata dan logis. (more…)

Tags: ,

Perkembangan Arya

February 24th, 2006 by pututik | No Comments | Filed in My Family
Dari waktu kewaktu kami memperhatikan tingkah laku arya, deimikian pula ia perhatikan apa yang kami lakukan. Maha Sempurna Alloh yang menciptakan manusia dengan bentuk yang sebaik-baiknya sesuai yang Dia kehendaki. Mengulang kembali semasa hamil, tiap pulang kerja ataupun subuh berlalu selalu kudendangkan sholawat nabi dan badar. Karena kutakut keturunanku terlahir segera mendengar lantunan mengajak maksiat, karena kami menginginkan keturunan yang selalu dihatinya ada Alloh SWT dan Muhammad SAW serta kami menginginkan darah dagingnya tercurah ilmu tauhid sepanjang masa. Saat terlahir melalui bedah kehamilan (ampuni kami ya Alloh jika cara ini termasuk dalam dosa), kami menyambutnya dengan hamdallah diiringi tangis kebahagiaan. (more…)

Tags:

Satu tahun ananda arya

September 9th, 2005 by pututik | No Comments | Filed in My Family
Semoga Alloh SWT memberikan
Cara berfikir yang jernih lagi bersih
Kesolehan sikap, sifat dan akhlak terpuji
Cinta Alloh SWT dan Rasululloh
Cinta Al Qur’an dan Al Hadist
Menjadi Suri Tauladan yang baik
Kemudahan dalam beribadah dan sulit berkeinginan bakhil
Fitrah yang baik yang mendoakan kami orang tuamu
Aryaputra Widyatamaka
09-09-2005

Satu tahun sudah kami mendidikmu nak dan tentu kami akan membimbingmu hingga engkau akhil balik kelak. Ijin Alloh yang membuat kami tetap bertahan hidup untuk menjalankan amanat mulia ini, sedikit perayaan semacam walimah untuk membahagiakanmu bersama dengan sahabat kecil. Insya Alloh setelah kita bersama, ayah lebih banyak memberi perhatian sebagaimana Rasululloh memperhatikan keturunan bahkan cucunya di bidang akhlak dan budi pekerti.

Tags: