Trik Menarik Minat Baca Balita
By pututik on Mar 31, 2006 with Comments 2
Sekecil apapun dan semurah apapun, semua barang dirumah dapat kita jadikan barang pendidikan bagi buah hati tercinta. Karena anak akan memperhatikan setiap yang dilakukan semua orang dalam rumah tersebut maka buatlah semua tertata rapi mengikuti jadwal seharusnya. Kami sudah merancang semua ini jauh hari sebelum arya anak kami terlahir, kebetulan kami sudah terbiasa merawat anak saudara sehingga paling tidak mengerti bagaimana balita mengenal lingkungan. Menjadikan rumah sebagai pintu ilmu pengetahuan dan tempat ibadah selain Masjid. Inilah hal yang kami telah lakukan pada anak kami dan Insya Alloh kedepannya lebih baik.
Sampai disini terlebih dahuliu, meskipun arya berusia 1 tahun 6 bulan ia mulai mengerti bagaimana menggunakan hp dengan benar (terima telpon), mengembalikan mainan ketempatnya, risih dengan hal-hal yang mengotori tubuh, menyebutkan beberapa periperal komputer (semacam ram, vga, monitor dan cd), menirukan suara binatang, menyebutkan beberapa nama binatang, berhitung 1-2-3-4 (jika sampai 10 ia akan tertawa), minta diantarkan ke toilet jika buang air, salim saat berjumpa orang datang, ikut sholat (meskipun hanya bercanda) dan akan tersenyum jika ada yang mengucapakan salam untuknya. Tiap kami membaca koran, majalah, kitab-kitab keagamaan dan Hadist ia akan meniru cara membaca. Jika tulisan terbalik ia mengerti bagaimana memutar hingga posisinya benar, jika waktunya minum susu (asi) dan tidur ia mengajak sang ibu ke kamar (menjaga aurat dari pandangan haram). Sungguh Alloh lah yang telah menjadikannya demikian, renungkanlah bagaimana ia meniru perilaku kami sebagai orangtuanya. Kamipun berusaha menghormatinya setiap ia berhasil melakukan sesuatu atau menolongnya setiap ia minta bantuan. Kami melihat ia pun respek dengan apa yang kami tuntunkan, meski terkadang sikap kekanak-kanakannya muncul tapi kami tidak memarahinya juga tidak menjadikannya manja.
Sampai sekarang arya membaca alam dan buku, sesekali ia menunjukkan sesuatu kepada kami maka kami sebutkan untuknya. Secara lembut kami memintanya mengulang sambil menunjuk arah yang sama agar pandangan dan pikirannya sesuai yang diungkapkan. Ia suka sekali dengan ikan (iwak katanya), maka dengan berbagai cara kami wujudkan ikan itu dengan huruf angka ataupun gambar. Sesekali jika bosan maka kita harus pandai mencarikan teman yang mengajaknya main kreatif, biasanya dari yang lebih tua sedikit. Buatkan suasana membaca alam berbarengan dengan membaca bagaimana memanfaatkan dan merawatnya. Akan tercipta hitungan, hafalan dan penghargaan. Anak kita akan belajar sebelum ia menginjak bangku sekolah dan penanaman dasar iman akan memperkuat jalan hidupnya kelak. Yang perlu kita kerjakan adalah bagaimana hari ini mencetak anak terbaik, bukan esok atau masa depan. Karena masa depan adalah milik Alloh SWT bisa jadi kita atau keturunan kita salah langkah atau mendahului kita menghadap Sang Kekal.
Related Article
Filed Under: My Family
About the Author: Saya hanyalah seorang pekerja biasa, memiliki keahlian di bidang elektronik praktis dan Nokia Mobile Phone, founder PUTUTIK NETWORK, sebagai kuli IT di salah satu perusahaan swasta, berpengalaman sebagai staff pengajar, peneliti teknologi SEO dan optimasi website, hobby online earning dan menulis.


[...] kami mengajaknya ke Taman Pintar di Yogyakarta, terutama di hari-hari libur yang banyak dikunjungi anak-anak. Kebun Binatang baik [...]
[...] kami mengajaknya ke Taman Pintar di Yogyakarta, terutama di hari-hari libur yang banyak dikunjungi anak-anak. Kebun Binatang baik [...]